Konsep kepemimpinan dicirikan oleh seorang individu yang mempengaruhi kinerja orang lain untuk tujuan tertentu. Pemimpin dapat mengalami perilaku para bawahan dalam kekuasaan. Ada empat jenis kekuasaan yang mungkin terjadi: (1) expert power (kekuasaan keahlian); (2) legitimate power (kekuasaan referensi); (3) reward power (kekuasaan penghargaan); dan (5) coercive power (kekuasaan paksaan). Berbeda dengan kekuasaan, kepemimpinan juga memiliki korelasi yang kuat dengan karakter. Berbagai teknik riset digunakan untuk mengidentifikasi karakteristik yang konsisten dengan kepemimpinan. Untuk memahami karakter kepemimpinan, upaya riset yang dilakukan menemui jalan buntu. Disebutkan juga bahwa banyak individu yang terlibat dalam proses mengidentifikasi karakteristik yang berbeda yang menjadi ciri khas pemimpin dan pengikut, serta mereka yang tidak efektif dan tidak efektif di antara keduanya, hasil yang paling konsisten yang dapat diamati adalah penelitian yang tujuan utamanya adalah untuk mengidentifikasi karakteristik yang secara konsisten dapat dihubungkan dengan pengaruh.
Copyrights © 2024