Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurang sesuainya perilaku masyarakat desa Karya Bersama dengan ajaran-ajaran Agama Islam, banyaknya masyarakat mulai dari anak-anak hingga orang tua yang masih belum bisa membaca Al-Qur’an, pakaian wanita yang bisa dibilang terbuka, banyak juga masyarakat yang tidak menghargai waktu sholat ditandai dengan masih melakukan aktivitas bahkan mengeraskan suara musik dengan pengeras suara disaat Adzan dan saat sholat jamaah di Masjid sedang dilakukan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan Sosiologis, pendekatan Psikologis, dan juga pendekatan Edukatif. Sumber data primer yang digunakan adalah data yang diperoleh langsung dari hasil observasi dan wawancara langsung dengan pihak-pihak yang terkait dengan penelitian seperti Ketua Majelis Taklim, Pengurus dan Penyuluh Agama. Sedangkan data sekunder adalah data yang berasal dari sumber kedua. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa (1) Pengaruh Pengajian Rutin Terhadap Perilaku Keagamaan Anggota Majelis Taklim Permata Desa Karya Bersama sangat berpengaruh kuat dalam merubah perilaku yang sebelumnya kurangn sesuai menjadi lebih baik sesuai ajaran-ajaran agama Islam. (2) Perilaku keagamaan anggota Majelis Taklim Permata Desa Karya Bersama yang rutin menghadiri pengajian sudah sesuai dengan ajaran agama Islam dan baik dalam beretika.
Copyrights © 2024