Istilah Qati dan Zanni dalam Ushr-Fiqi digunakan untuk menggambarkan Al-Qur'an dan Hadits, teks sumber hukum Islam, dalam dua cara: al-Tubot atau al-Urud dan al-dalala. Para ahli Ushurfik berpendapat, jika suatu dokumen keagamaan hanya memuat makna yang jelas, tidak membuka kemungkinan penafsiran lain, dan tidak menyebutkan angka-angka tertentu, maka dokumen tersebut merupakan dokumen Qati al-Daralah. Naskah agama mengenai hukum waris masuk dalam kategori kati al-dalalah ini. Pendekatan makarsid ini juga harus dilengkapi dengan teori taabdi dan taakri. Berdasarkan hal tersebut, artikel ini berargumentasi bahwa kitab-kitab agama yang berkaitan dengan hukum waris Islam termasuk dalam kategori zanni al-dalala.
Copyrights © 2024