Satu perusahaan diadakan dengan tujuan supaya meraih target tertentu, salah satunya yaitu supaya meningkatkan keuntungan. Supaya mempertahankan daya saingnya, perusahaan harus menunjukkan kinerja yang kuat melalui peningkatan nilai. Nilai perusahaan adalah tingkat keberhasilan perusahaan dari sudut pandang para pemangku kepentingan eksternal, termasuk investor. Metodologii Penelitiani yang diterapkan dalam studi ini adalah penelitian kuantitatif dengan sampel 28 perusahaan selama 3 periode tahunan, sehingga total 84 sampel. Tujuani dari penelitiani ini yaitu supaya mengevaluasi pengaruh pengembalian aset, kebijakani divideni, strukturi modali, dan keputusani investasi kepada nilai perusahaan manufaktur dalam subkategori konsumen yang tercatat di Bursa Saham Jakarta selama periode 2020-2022. Hasil penelitian ini memperlihatkan seandainya ROA mempunyai efek positifi dan signifikani kepada nilai perusahaan, sehingga mengkonfirmasi H1. Kebijakani divideni mempunyaii efek positif tetapi tidak signifikan kepada nilai perusahaan, sehingga menolak H2. Struktur modal mempunyai efek positif dan signifikan kepada nilai perusahaan, sehingga mengkonfirmasi H3. Keputusan investasi memiliki efek negatif dan tidak signifikan kepada nilai perusahaan, sehingga menolak H4. Kepada saat yang sama, variabel independen seperti ROA, kebijakan dividen, struktur modali dan keputusani investasi memilikii efek positifi dan signifikan kepada nilai perusahaan, menyebabkan penolakan H5.
Copyrights © 2024