Kebijakan pemerintah terhadap pentingnya mutu hasil perikanan telah ditetapkan dalam KEPMEN-KP Nomor 52A Tahun 2013 serta pada CCRF Pasal 11. Kebijakan tersebut perlu ditindaklanjuti melalui implementasi sistem jaminan mutu pada aktivitas perikanan utamanya pada penanganan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk ;(1) mengetahui implementasi CCRF dalam penanganan pasca panen ikan tuna yang ada di PPS Kendari, (2) merumuskan strategi penerapan kebijakan manajemen mutu di PPS Kendari sesuai dengan CCRF. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis kesenjangan (GAP analysis) untuk melihat kesesuaian penanganan ikan tuna di PPS Kendari sesuai dengan standar yang ditetapkan. Analisis SWOT untuk merumuskan strategi penerapan kebijakan manajemen mutu dan balance scorecard untuk meruuskan langkah-langkah dalam mencapai tujuan. Hasil penelitian implementasi CCRF pada penanganan pasca penen ikan tuna di PPS Kendari meliputi cara penanganan di atas kapal kurang sesuai standar dengan nilai sebesar 57%, sumberdaya manusia di dermaga dan di TPI kurang sesuai dengan standar dengan nilai sebesar 71% dan 75%. Terdapat enam strategi dalam penerapan manajemen mutu di PPS Kendari yaitu; penggunaan teknologi penanganan ikan tuna, peningkatan kualias penanganan ikan tuna, pengadaan dan perawatan peralatan secara rutin, peningkatan mutu ikan tuna,pengadaan penyuluhan dan pelatihan terhadap nelayan, dan pengawasan terhadap aktivitas penanganan ikan tuna. Kata Kunci: CCRF, Penanganan ikan tuna, Manajemen mutu, PPS Kendari.
Copyrights © 2024