Mempedomani Al-Qur’an dalam mencegah terjadinya krisis multidimensi kehidupan masyarakat merupakan suatu keniscayaan. Sebab al-Qur’an tersebut merupakan pedoman hidup bagi setiap umat manusia terutama umat islam. Alasan kuat sehingga Al-Qur’an ini dapat dijadikan sebagai pedoman dalam mencegah terjadinya krisis multidimensi sebab kandungan al-Qur’an tersebut semuanya benar. Dan tidak satupun ayat yang ada di dalamnya mengandung unsur keraguan. Bahkan dapat diterima secara rasional oleh siapa saja yang mempelajarinya dengan baik dan benar. Tujuan penelitian pertama untuk menjelaskan dua hal penting yaitu yang berkenaan dengan al-qur’an sebagai pedoman. Kedua mencegah terjadinya krisis multidimensi. Penelitian ini menggunakan metode wawancara mendalam dan kajian kepustakaan (libary research) yang bersifat deskriptif kualitatif dengan kata kunci Al-Qur’an, krisis multidimensi, kehidupan masyarakat. Pendekatan ini minimal dapat menunjukkan dua teori, yaitu pendekatan kajian al-Qur’an dan upaya mengatasi krisis multidimensi yang ditengarai telah melanda kehidupan masyarakat di Indonesia dewasa ini. Pendekatan kajian al-Qur’an sebagai pedoman hidup berkaitan dengan proses pengaktualisasian, menanamkan nilai-nilai pundamental yang dikandung al-Qur’an dalam kehidupan nyata yang menuntun tingkah laku masyarakat sesuai tujuan al-Qur’an tersebut diturunkan. Sedangkan, mengatasi krisis multidimensi berkaitan dengan usaha mengembalikan kemerosotan perilaku manusia tersebut kepada petunjuk al-Qur’an yang dilaksanakan secara mandiri dan sadar yang harus menampak dalam pergaulan hidup bermasyarakat. Semua itu dilakukan agar harmonisasi perikehidupan bermasyarakat dapat terjalin dengan baik. Konsep ini bermanfaat bagi reaktualisasi nilai-nilai ajaran al-Qur’an sekaligus meluruskan sudut pandang sementara kalangan yang meragukan kebenaran al-Qur’an.
Copyrights © 2023