Minyak kesambi, limbah cangkang kerang darah dan filter rokok adalah bahan yang ketersediaanya cukup melimpah, bernilai ekonomi rendah dan sebagai limbah di masyarakat. Ketiga limbah tersebut dapat dijadikan sebagai bahan baku biodiesel pada proses Transesterifikasi dan pemurnian. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan dan menganalisis variasi katalis cangkang kerang darah dan adsorben puntung rokok serta, membandingan kualitas biodiesel yang paling optimal (menghasilkan rendemen tertinggi) berdasarkan SNI 7182:2015. Metode yang digunakan pada penelitian ini terdiri atas pengujian FFA, proses degumming, esterifikasi, transesterifikasi dan pemurnian. Pada proses Transesterifikasi dilakukan penambahan katalis dengan rentang 2-6% m/v dan 75% metanol sedangkan, pada proses pemurnian ditambahkan adsorben arang aktif filter rokok pada rentang 5-10% m/v. Data yang didapatkan dilakukan analisis statistik metode Response Surface Methodology (RSM) Central Composite Design (CCD). Berdasarkan analisis statistik didapatkan persamaan model linear dan tidak terdapat titik optimum dan minimum. Pada penelitian ini juga memperoleh rendemen biodiesel tertinggi sebesar 73,33% pada konsentrasi katalis 6% m/v dan adsorben 5% m/v. Karakteristik kualitas biodiesel yang dihasilkan beberapa sudah sesuai dengan standar SNI.
Copyrights © 2024