Mutu pelayanan kesehatan adalah pelayanan kesehatan yang dapat memuaskan setiap pemakai jasa pelayanan kesehatan yang sesuai dengan tingkat kepuasan rata-rata penduduk serta penyelenggaraannya sesuai dengan standar dan kode etik profesi. Penilitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Madina Bukittinggi dengan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuanttatif dengan julah sampel sebanyak 82 orang dengan menggunakan teknik Simple Slovin Sampling. Hasil penelitian menunjukan dari 82 orang responden persepsi pelayanan daya bukti fisik (tangible) yang baik sebanyak 59 orang (72,0%), sedangkan yang mengatakan kurang baik sebanyak 23 orang (28,0%). Persepsi pelayanan kehandalan (reability) yang baik sebanyak 61 orang (74,4%), sedangkan yang mengatakan kurang baik sebanyak 21 orang (25,6%). Persepsi pelayanan ketanggapan (responsiveness) yang baik sebanyak 72 orang (87,8%), sedangkan yang mengatakan kurang baik sebanyak 10 orang (12,2%). Persepsi pelayanan jaminan (assurance) yang baik sebanyak 73 orang (89,0%), sedangkan kurang baik sebanyak 9 orang (11,0). Persepsi pelayanan Empati (Empahty) yang baik sebanyak 54 orang (65,9), sedangkan kurang baik sebanyak 28 orang (34,2%).
Copyrights © 2024