Artikel ini bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan fasilitas dan laboratorium untuk menunjang proses pembelajaran dan meningkatkan keterampilan proses sains siswa. penelitian ini menggunakan metode penelitian quasi eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang akan digunakan pada penelitian ini adalah pretest-posttest control grup design. Hasil penelitian menunjukan bahwa pembelajaran IPA berbasis praktikum memiliki hasil kemampuan proses sains yang lebih bagus di kelas eksperimen daripada di kelas kontrol dengan pembelajaran IPA konvensional. Namun dari hasil Uji Hipotesis menunjukkan bahwa tidak berbeda secara nyata dan diperkuat dengan hasil analisis deskriptif yang menunjukan peningkatan rata-rata pretest dan posttest dalam kategori rendah.
Copyrights © 2024