HIV/AIDS selalu menjadi permasalahan kesehatan global diseluruh dunia, dengan prevalensi pada tahun 2022 mencapai sekitar 39 juta orang yang hidup dengan HIV. Kondisi fisik yang buruk ditambah adanya stigma buruk masyarakat menyebabkan ODHA mengalami masalah psikologis seperti stress, depresi hingga menyakiti diri sendiri yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup. Penelitian untuk mengetahui gambaran kualitas hidup penderita ODHA. Jenis pendekatan kuantitatif dengan rancangan deskriptif. Populasi adalah penderita ODHA di Puskesmas Bergas sejumlah 117 orang. Jumlah sampel 90 responden dengan teknik convenience sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner WHOQOL-HIVBREF sebanyak 31 butir pertanyaan. Hasil penelitian didapatkan kualitas hidup pasien ODHA dengan kualitas hidup buruk sebesar 51,1%, kualitas hidup sedang sebesar 27,8%, kualitas hidup baik sebesar 14,4%, dan kualitas hidup sangat buruk sebesar 6,7%. Simpulan kualitas hidup penderita ODHA sebagian besar adalah buruk. Diharapkan kepada ODHA agar memperhatikan kualitas hidup yang baik dengan cara menjaga pola hidup sehat dengan makanan yang bernutrisi, olahraga seimbang, berfikir positif, minum obat secara teratur serta mampu menerima diri sendiri dengan segala perubahan pada diri ODHA.
Copyrights © 2024