Historiografi hadis tampaknya masih ditemukan belum termuat dalam satu bahasan kitab utuh. Sebagian hanya tergabung dalam bagian kecil atau dari bahasan lain dalam satu kitab. Salah satunya yakni Dirasah fi al-Hadits al-Nabawiy wa Tarikh Tadwinihi karya Azami. Karenya, terdapat tiga rumusan masalah sekaligus tujuan penulisan, di antaranya bagaimana sejarah perkembangan hadis abad 2-3 H?; bagaimana kilasan biografi M. Mustafa Azami?; dan bagaimana telaah atas bentuk penulisan sejarah hadis Azami dalam Kitab tersebut?. Sumber data primer berasal dari kitab Dirasah fi al-Hadits al-Nabawiy wa Tarikh Tadwinihi. Sementara data sekunder diperoleh dari literatur dan situs media bertema sama. Analisis data dilakukan dengan kondensasi dan penyajian data, serta penarikan kesimpulan secara bersamaan. Hasilnya, pertama, hadis abad 2 H telah memasuki masa aktivitas tulis-menulis, meski baru pergerakan kecil. Sementara abad 3 H sebagai tahap terakhir dalam penyusunan hadis. Kedua, Muhammad Mustafa Azami (1932-2017) adalah Guru Besar Hadis dan Ilmu Hadis yang memiliki beberapa karya terkenal lainnya yakni “On Schacth’s Origins of Muhammadan Jurisprudence” dan “Manhaj an-Naqd ‘Inda al-Muhadditsun”. Ketiga, sejarah hadis abad 2–3 H dalam bab keempat memuat penulisan hadis sejak masa sahabat hingga tabi’in muda. Sementara bab kelima memuat penyebaran hadis sekitar abad pertama hingga abad ketiga pertengahan hijriyah.
Copyrights © 2024