Pendahuluan: Peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan ibu merupakan hal penting dalam upaya percepatan penurunan AKI. Salah satu upaya penurunan AKI adalah dengan meningkatkan persentase persalinan di fasilitas pelayanan kesehatan. Salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan cakupan persalinan di fasilitas kesehatan adalah dengan pembentukan Rumah Tunggu Kelahiran (RTK). Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Program RTK di Depapre Provinsi Papua. Metode: penelitian kualitatif, dengan menggunakan Logic model yang dilakukan di Depapre Kabupaten Jayapura. Subyek penelitian meliputi pengelola program sebanyak 3 orang, ibu hamil 6 orang. Pengumpulan data dilakukan denganĀ menggunakan wawancara, observasi, kuesioner dan analisis dokumen. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa komponen input belum memadai sehingga berdampak pada proses pelayanan RTK. Pembahasan: Proses pelaksanaan RTK belum optimal dan komponen output berupa pemanfaatan RTK sudah baik walaupun mengalami penurunan dalam pemanfaatannya. Kesimpulan: Implementasi RTK sangat terbatas, komponen inputnya belum memadai, komponen proses belum terlaksanan dengan baik, dan komponen luarannya belum sesuai dengan hasil yang diharapkan. Pendekatan strategis diperlukan untuk melaksanakan program secara efektif.
Copyrights © 2024