Komunitas belajar di sekolah merupakan tempat berkumpulnya guru yang memiliki tujuan bersama untuk meningkatkan kompetensi diri dan hasil belajar siswa. Komunitas ini berasaskan gotong royong atau kolaborasi untuk saling belajar dan berbagi dengan semua anggota komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan aktivitas komunitas belajar para guru sebagai pembelajar sepanjang hayat yang harus terus memperbaharui ilmu dan pengetahuannya guna meningkatkan kompetensi diri di tengah tantangan pendidikan dan zaman yang semakin maju. Penelitian ini juga bertujuan untuk menganalisis komunitas belajar guru di sekolah dasar ditinjau dari aspek filsafat pendidikan progresivisme. Tempat penelitian ini di SDN 1 Cengkuang, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon. Sekolah ini memiliki komunitas belajar Cengkuang Maju Bersama (Cemara) SDN 1 Cengkuang dengan agenda mingguan yang telah disepakati bersama. Penelitian kualitatif dengan metode deskriptif dilakukan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan teknik dokumentasi tentang komunitas belajar dan aliran filsafat pendidikan progresivisme. Data dianalisis menggunakan triangulasi yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan serta verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komunitas belajar dilakukan untuk memajukan pembelajaran dan pendidikan sebagaimana aliran filsafat pendidikan progresivisme yang mengedepankan kemajuan (progresif), aktif, kreatif, dan inovatif melalui kegiatan rutin di hari Sabtu, dengan topik yang berubah-ubah setiap minggunya namun mengacu pada agenda utama yang telah dibuat dan disepakati. Peserta komunitas belajar mendapatkan hal-hal baru serta mengalami perubahan dan perbaikan dalam proses pembelajaran, sehingga memberikan dampak positif untuk siswa, sekolah, pendidik, atau tenaga kependidikan itu sendiri.
Copyrights © 2024