Desa Tugu. Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulung Agung berada dilereng Gunung Wilis. Mayoritas warga berpenghasilan dari hasil pertanian dan Perkebunan. Ibu Karyati (mitra) sebagai penjahit pakaian dan memiliki banyak pelanggan dari warga setempat juga sudah dikenal oleh beberapa desa tetangga terutama untuk seragam sekolah juga guru-gurunya, terutama dimusim tahun ajaran baru dan menjelang hari raya Idhul Fitri mengalami lonjakan order hal ini terjadi karena hasil jahitannya disukai oleh pelanggannya dan juga sangat sedikit pesaingnya. Mitra hidup bersama suami sebagai buruh tani dengan 4 (empat) orang anak. Dalam menjalankan usahanya mitra dibantu anaknya sendiri yang memang dididik menjahit sejak dini dan disaat kebanjiran order mitra dibantu oleh satu orang tetangganya yang bekerja paruh waktu. Berdasarkan hasil survei dan penjelasan mitra diperoleh informasi bahwa Mitra sering menolak pesanan terutama seragam olah raga yang berbahan kaos dan juga dari Perusahaan konveksi yang ada di Kota Tulung Agung yang berbahan kaos karena mitra tidak memiliki mesin jahitnya yaitu mesin obras. Peluang ini sangat disayangkan kalau tidak dapat dikerjakan hanya karena tidak memiliki mesinnya, untuk itu pengabdi melalui dana hibah perguruan tinggi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya mencoba dapat membantu mitra dalam pengadaan mesin obras sesuai kebutuhan mitra. Potensi Mitra: Usaha rumah tangga yang dimiliki oleh mitra sangat potensi dapat dikembangkan dengan lebih cepat karena: Mitra memiliki bakat alami dalam ketrampilan menjahit; Mitra telah memiliki banyak pelanggan; Pesaing di desanya sangat kecil, ada penjahit tapi kurang diminati warga; Mitra memiliki motivasi yang tinggi untuk membesarkan usahanya; Bahan baku mudah didapat; Suami dan anak mendukung usaha mitra.
Copyrights © 2024