Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis cerpen "Guru" karya Putu Wijaya dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Dalam pendekatan ini, peneliti mengaplikasikan teknik membaca SQ3R (Survey, Question, Read, Recite, Review) untuk memahami teks secara mendalam dan sistematis. Penelitian ini bersifat deskriptif, yang bertujuan untuk mengidentifikasi dan menggali nilai-nilai yang terkandung dalam cerpen "Guru" serta bagaimana nilai-nilai tersebut dapat berfungsi sebagai alat untuk mentransformasikan masyarakat. Dalam cerpen "Guru" karya Putu Wijaya, terdapat berbagai nilai yang signifikan, termasuk nilai sosial, pendidikan, moral, perjuangan, dan psikologis. Nilai sosial mencerminkan interaksi dan hubungan antarindividu dalam masyarakat, sementara nilai pendidikan menyoroti pentingnya pengetahuan dan proses belajar mengajar. Nilai moral dalam cerpen ini menggambarkan etika dan perilaku yang baik, sedangkan nilai perjuangan menunjukkan semangat dan usaha individu atau kelompok dalam menghadapi tantangan. Terakhir, nilai psikologis mengacu pada aspek-aspek emosional dan mental karakter dalam cerpen tersebut. Penelitian ini berusaha untuk mengungkap bagaimana cerpen "Guru" tidak hanya berfungsi sebagai karya sastra, tetapi juga sebagai medium yang mampu mempengaruhi dan mengubah perspektif serta perilaku masyarakat melalui pesan-pesan yang disampaikan oleh penulisnya, Putu Wijaya.
Copyrights © 2024