Tujuan penelitian untuk memperoleh informasi zonasi pemanfatan di TPST Bantargebang. Subjek penelitian adalah pemanfaat pembungan sampah di TPST Bantargebang. Penentuan informan melalui teknik rolling snowball. Hasil yang diperoleh adalah Zonasi formal di TPST Bantargebang, terdiri dari enam zona pembuangan berdasarkan asal sampah dan jenis samah yang dibuang dari DKI Jakarta (zona I – V) dan Kota Bekasi (zona VI). Penguasaan wilayah berupa kewenangan pengelolaan teritori dikuasai oleh dasar etnisitas. Rekomendasi yang dapat diberikan antara lain; (1) Penataan kawasan pembuangan sampah tidak hanya dilakuan dengan pendekatan formal seperti mengatur pembuangan sampah berdasararkan asal sampah dan jenis sampah. Namun penataan kawasan hendaknya melibatkan struktur informal melalui mandor dan ketua rombongan pemulung untuk mengatur pemanfaat terutama pemulung dalam melakukan aktivitas, dan pengaturan tempat tinggal pemulung di TPST Bantargebang. (2) Mengingat Tempat Pembuangan Sampah (TPST) Bantargebang menjadi magnet bagi para pendatang, dan hal ini rawan konflik maka harus adanya pengelolaan sosial yang baik. Pengelolaan sosial ini berupa pemberdayaan struktur sosial diantaranya Lapak, Penggilingan, dan Mandor dalam mengawasi dan membina pemulung.Kata kunci : Bantargebang, Dinamika TPST.Â
Copyrights © 2014