Penelitian ini didasarkan pada permasalahan yang ditemukan saat pembelajaran IPA di kelas V SDN 3 Woro. Hal tersebut berdampak hasil belajar dimana 12 dari 17 siswa belum mencapai kreiteria ketuntasan minimal. Untuk memecahkan masalah, peneliti melaksanakan penelitian dengan menerapkan model pembelajaran Problem Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah). Tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah: (1) mengetahui proses pembelajaran IPA dengan model Problem Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah) untuk meningkatkan pemahaman terkait dengan materi organ pencernaan pada manusia dan fungsinya dan (2) mengetahui peningkatan hasil belajar siswa kelas V SDN 3 Woro terkait dengan materi organ pencernaan pada manusia dan fungsinya dengan model Problem Based Learning. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas melalui empat tahapan: perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi, dilaksanakan sebanyak tiga siklus masing-masing dua kali pertemuan. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan hasil belajar IPA mengalami peningkatan dengan persentase ketuntasan belajar pada pembelajaran awal 29,4% dan pada siklus I naik sebesar 52,9% meningkat menjadi 82,3 % di siklus II. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penerapan model Problem Based Learning dapat meningkatkan hasil belajar siswa materi organ pencernaan pada manusia dan fungsinya.
Copyrights © 2024