Hasil dari penilaian global yang dilakukan oleh Programme for International Student Assessment (PISA) mengindikasikan bahwa nilai literasi dan numerasi peserta didik Indonesia terus menurun setiap tahun. Oleh karena itu, pemerintah Indonesia melalui kurikulum baru menerapkan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) untuk meningkatkan nilai literasi dan numerasi peserta didik. Pendidikan Agama Islam (PAI) memiliki tujuan yang kompleks, sehingga perlu dikembangkan menjadi soal AKM. Untuk menghasilkan soal AKM yang berkualitas, perlu dilakukan analisis butir soal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis butir soal AKM PAI guna untuk pengembangan soal AKM yang berkualitas. Penelitian ini dilakukan di Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga (UIN Sunan Kalijaga) dengan subjeknya adalah 30 mahasiswa PAI B angkatan 2021 selama 1 bulan. Penelitian ini menerapkan metode pengembangan dan validasi yang dirancang oleh Adams dan Wieman. Proses ini melibatkan empat langkah utama: perencanaan, pengembangan, validasi, dan uji coba. Untuk analisis data, digunakan uji Aiken V dan uji validitas empiris melalui aplikasi Quest. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa seluruh 10 butir soal AKM PAI telah memenuhi kriteria valid, memiliki reliabilitas yang memadai, dan tingkat kesukarannya termasuk dalam kategori baik.
Copyrights © 2024