Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bentuk sapaan berdasarkan bentuk pronomina persona yang ada dalam bahasa Tetun dialek Fehan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode simak digunakan teknik dasar yang meliputi teknik sadap, libatcakap, simak bebas libat cakap, rekam, dan catat. Penelitian ini fokus pada pronomina persona yang digunakan sehari hari oleh masyarakat Fehan. Penelitian ini dilakukan di desa Kletek, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Hasil penelitian menunjukkan bentuk pronomina persona bahasa Tetun dipengaruhi oleh tiga parameter yaitu; (1) usia, (2) status sosial, (3) Keakraban. Usia memiliki beberapa fariabel yang mempengaruhi suatu bentuk sapaan pronomina persona, diantaranya bentuk hormat, keakraban, kerabat dekat dan bukan kerabat dekat. Status sosial memiliki dua faktor yang mempengaruhi suatu bentuk sapaan pronomina bahasa Tetun dialek Fehan, diantaranya fariabel tingkat kekayaan dan profesi tertentu. Istilah yang digunakan oleh masyarakat Fehan penutur bahasa Tetun yaitu Tata krama hakneter (penghormatan) dan hafolin (penghargaan) yang merupakan ciri khas dari masyarakat Fehan kepada mitra tutur yang memiliki status sosial yang tinggi dalam nilai sosial budaya masyaraka Fehan. Keakraban, Ada dua faktor yang mempengaruhi bentuk sapaan pronomina persona bahasa Tetun diantaranya faktor kekerabatan dan faktor usia. bentuk sapaan kmaluk dan belu merupakan sapaan keakraban dan bukan kerabat dekat sebagai ciri khas masyarakat Fehan kepada teman sebayanya yang memiliki profesi, hobi dan usia yang sama
Copyrights © 2020