Penelitian ini meneliti mengenai digitalisasi dialek berupa transformasi bahasa Jaksel yang merambah bahasa Paksel di lingkungan selebgram Banyumas. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami fenomena transformasi bahasa dari dialek Jaksel ke Paksel di kalangan selebgram Banyumas. Metode penelitian meliputi observasi dan analisis konten. Observasi dilakukan untuk memahami interaksi dan konten yang diproduksi oleh selebgram Banyumas di platform media sosial, terutama Instagram, guna menangkap penggunaan bahasa Paksel dalam konteks komunikasi sehari-hari secara langsung. Analisis konten akan digunakan untuk menganalisis postingan, caption, dan komentar yang menggunakan bahasa Paksel, dengan fokus pada pola penggunaan, konteks penggunaannya, serta nuansa budaya yang terkandung di dalamnya. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang proses transformasi bahasa Paksel, serta faktor-faktor yang memengaruhi proses tersebut di kalangan selebgram Banyumas. Studi komparatif juga dilakukan untuk membandingkan penggunaan bahasa Paksel dengan bahasa lain, baik dialek lain maupun bahasa standar, guna mengidentifikasi perbedaan dalam identitas bahasa dan budaya serta implikasinya terhadap budaya lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga dalam konteks digitalisasi bahasa dan budaya lokal, serta menjadi pijakan untuk studi lanjutan mengenai perubahan bahasa dalam era digital.
Copyrights © 2024