Rosita Sofyaningrum
Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Membidik Masa Depan Bahasa Di Era Society 5.0; Kajian Pemertahanan Bahasa Rosita Sofyaningrum; Ningsih Lailatul Hidayah
SULUK: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 5 No. 2 (2023): September
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/suluk.2023.5.2.190-211

Abstract

  The development of technology in the era of Society 5.0 has influenced social interactions and language changes. This research aims to describe the forms and functions of slang, as well as the importance of language maintenance that needs to be enhanced in the era of Society 5.0. The method used in this research is a qualitative descriptive method. This method describes language changes in terms of the formand function of slang, as well as the importance of language maintenance because of technological advancements in the era of Society 5.0. Data collection techniques were carried out through observation and note-taking. This method allows researchers to gain a deep understanding and insight that may not be visible through other approaches. Data was collected by observing language data used in digital platforms and then identifying them in the process of language formation and analysis of language functions.The results of this research include the existence of fifty slang words with the following formation processes: (1) phonemic structure reversal, (2) changes in the final syllable with -ay, (3) acronym, abbreviation, and phrase forms, (4) word reversal forms, and (5) words from regional languages. Data were analysed based on their functions as: (1) expressive, (2) directive, (3) informative, and (4) fative. As for research in the field of language maintenance resulting from technological changesand language usage, the required attitudes include: (1) language loyalty, (2) language pride, and (3) language norm awareness.
TRENDSETTER BAHASA TABU: EKSPLORASI BAHASA TABU DALAM KONTEN TIKTOK AKUN RAFLY Ida Firdaus; Rosita Sofyaningrum
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2024): Jubindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan era digitalisasi ditandai dengan berkembangnya platform-platform hiburan salah satunya adalah TikTok. Namun tidak semu kontens pempertahtikan dan mempertimbangkan nilai edukasi bagi pendengarnya. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk memahami kompleksitas penggunaan bahasa tabu di TikTok dengan fokus pada akun Rafly. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kualitatif dengan metode observasi non-partisipatif dan dokumentasi video TikTok sebagai pengambilan data, sementara metode analisis menggunakan pendekatan deskriptif dengan memfokuskan pada bebtuk bahasa tabu. Hasil analisis dalam penelitian ini yaitu bahasa tabu yang digunakan oleh akun Rafly yaitu ditemukan sebanyak lima belas data dan berasal dari bahasa Jawa, sementara tujuan penggunaan bahasa tabu tersebut yaitu untuk mengritik orang lain sebanyak dua data, merendahkan orang lain sebanyak tujuh data, mengambarkan keadaan sebanyak dua data, dan ungkapan kekesalan sebanyak tiga data. Sementara itu pengaruh terhadap norma sosial yang ditimbulkan dari penggunaan bahasa tabu yaitu Normalisasi bahasa tabu, penguatan identitas sosial dan kelompok, pengurangan sensitivitas terhadap etika berbahasa, provokasi dan pembentukan opini, konflik nilai dan penilaian moral.
DIGITALISASI DIALEK: TRANSFORMASI BAHASA JAKSEL MERAMBAH BAHASA PAKSEL DI LINGKUNGAN SELEBGRAM BANYUMAS Isnaen Nur Cahyani; Rosita Sofyaningrum
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2024): Jubindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini meneliti mengenai digitalisasi dialek berupa transformasi bahasa Jaksel yang merambah bahasa Paksel di lingkungan selebgram Banyumas. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk memahami fenomena transformasi bahasa dari dialek Jaksel ke Paksel di kalangan selebgram Banyumas. Metode penelitian meliputi observasi dan analisis konten. Observasi dilakukan untuk memahami interaksi dan konten yang diproduksi oleh selebgram Banyumas di platform media sosial, terutama Instagram, guna menangkap penggunaan bahasa Paksel dalam konteks komunikasi sehari-hari secara langsung. Analisis konten akan digunakan untuk menganalisis postingan, caption, dan komentar yang menggunakan bahasa Paksel, dengan fokus pada pola penggunaan, konteks penggunaannya, serta nuansa budaya yang terkandung di dalamnya. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang proses transformasi bahasa Paksel, serta faktor-faktor yang memengaruhi proses tersebut di kalangan selebgram Banyumas. Studi komparatif juga dilakukan untuk membandingkan penggunaan bahasa Paksel dengan bahasa lain, baik dialek lain maupun bahasa standar, guna mengidentifikasi perbedaan dalam identitas bahasa dan budaya serta implikasinya terhadap budaya lokal. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang berharga dalam konteks digitalisasi bahasa dan budaya lokal, serta menjadi pijakan untuk studi lanjutan mengenai perubahan bahasa dalam era digital.