Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas pendekatan diferensiasi dalam pembelajaran Bahasa Inggris berdasarkan Kurikulum Merdeka di MtsN 2 Tidore, Maluku Utara. Studi kualitatif ini menggunakan desain studi kasus instrumental, melibatkan 3 guru Bahasa Inggris, 15 siswa kelas VIII, kepala sekolah, dan wakil kurikulum. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasil penelitian menunjukkan implementasi diferensiasi yang komprehensif dalam hal konten, proses, dan produk pembelajaran. Temuan kuantitatif memperlihatkan peningkatan signifikan dalam hasil belajar (nilai rata-rata dari 68 ke 81) dan keterampilan bahasa spesifik (kelancaran berbicara +25%, kosakata +32%, pemahaman bacaan +20%). Data kualitatif mengungkap transformasi dalam motivasi siswa, dengan 93% "lebih menikmati" kelas dan 87% merasa "dihargai keunikannya". Studi ini juga menyoroti sinergi antara diferensiasi dan Kurikulum Merdeka, serta mengilustrasikan cara mengatasi tantangan implementasi melalui kolaborasi. Kesimpulannya, pendekatan diferensiasi terbukti sangat efektif dalam konteks ini, tidak hanya meningkatkan hasil akademik tetapi juga mengubah cara siswa memandang potensi mereka. Penelitian ini memberikan bukti empiris yang mendukung kebijakan Kurikulum Merdeka dan menegaskan nilai dari pembelajaran yang benar-benar merangkul keragaman siswa.
Copyrights © 2024