Permasalahan dilingkungan pendidikan yang masif terjadi salah satunya adalah perilaku delinkuen siswa yang cenderung melanggar aturan yang diberlakukan. Rendahnya kompetensi guru dalam mendidik dan penilaian yang buruk terhadap iklim sekolah diduga menjadi pemicu munculnya perilaku delinkuen siswa sehingga perlu dilakukan pengujian. Penelitian ini bertujuan mengungkap hubungan persepsi siswa terhadap kompetensi guru dan iklim sekolah dengan intensitas munculnya perilaku delinkuen. Partisipan penelitian ialah siswa SMK dengan jurusan tehnik berjumlah 286 siswa. Instrumen yang digunakan untuk mengukur ketiga variabel diantaranya Perception of Competency in Teaching Quality Scale, Perception School Climate Scale dan School Delinquency Scale. Metode analisis statistik menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil menunjukkan terdapat hubungan signifikan pada variabel persepsi terhadap kompetensi guru dan iklim sekolah. Kedua variabel bebas terbukti secara simultan memiliki pengaruh terhadap munculnya intensitas perilaku delinkuen. Nilai koefisien negatif menunjukkan arah yang berbalik, dapat diartikan semakin positif persepsi terhadap kompetensi guru dan iklim sekolah maka semakin rendah intensitas perilaku delinkuen terjadi demikian pula sebaliknya. Dapat disimpulkan membentuk persepsi siswa yang positif terhadap kompetensi guru dan menciptakan iklim sekolah yang kondusif dapat digunakan sebagai strategi upaya mereduksi perilaku delinkuen.
Copyrights © 2024