Kurikulum Merdeka, inisiatif baru dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, telah diperkenalkan di beberapa sekolah di Indonesia sejak tahun ajaran 2022/2024. Salah satu contohnya adalah SMP PGRI 4 Tirtoyudo di Kabupaten Malang, yang memulai implementasi Kurikulum Merdeka pada tahun pelajaran 2023/2024 untuk siswa kelas VII. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi proses implementasi Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran IPS, dengan fokus pada tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan berdasarkan model analisis data Miles & Huberman untuk memahami dampak dan efektivitas dari penerapan kurikulum ini dalam konteks pendidikan di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru IPS telah menyusun perencanaan pembelajaran sebelum pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dimulai. Selama pelaksanaan, pembelajaran berlangsung sesuai dengan perangkat ajar yang telah disiapkan, meskipun perlu penyesuaian tertentu mengingat kondisi kelas. Guru IPS juga telah melakukan evaluasi terhadap pembelajaran yang dilaksanakan. Secara keseluruhan, penerapan Kurikulum Merdeka di SMP PGRI 4 Tirtoyudo, khususnya dalam pembelajaran IPS, telah berjalan cukup baik.
Copyrights © 2024