Daya saing pariwisata merupakan salah satu faktor dalam meningkatkan perekonomian daerah di Kabupaten Bangka. Penelitian ini bersifat kuantitatif dengan data sekunder dan menggunakan metode analisis Competitiviness Monitor, indeks pariwisata, indeks komposit, dan indeks daya saing pariwisata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daya saing pariwisata di Kabupaten Bangka Tahun 2018-2020 termasuk dalam kriteria rendah, karena terdapat empat indikator kriteria tidak kompetitif yaitu, Human Tourism Indicator (HTI), Infrastructure Development Indicator (IDI), Technology Advancement Indicator (TAI), Openess Indicator (OI), serta Social Development Indicator (SDI). Selain itu terdapat tiga indikator dengan kriteria kurang kompetitif yaitu, Price Competitiveness Indicator (PCI), Environment Indicator (EI), dan Human Resources Indicator (HRI). Temuan lain dari penelitian ini adalah bahwa jumlah wisatawan luar daerah, wisatawan mancanegara, kualitas jalan, rata-rata masa tinggal wisatawan, rata-rata tarif hotel, jumlah penduduk berpendidikan SD, SMP, SMA, dan Sarjana di Kabupaten Bangka Tahun 2018-2020 dinilai masih rendah sehingga berdampak pada setiap indikator pembentuk daya saing pariwisata tersebut.
Copyrights © 2024