Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis peran LKM terhadap pengembangan UMKM. Metode purposive sampling digunakan untuk menentukan lokasi, pengambilan sample dengan judgement sampling dan convenience. Analisis diskriptif dengan dipandu data hasil wawancara mendalam melalui focus Group discussion, serta analisis IPA (Important Performant Analysis) dengan memamfaatkan diagram Cartesius. Hasil analisis menunjukkan tingkat kesesuaian dengan kepentingan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sebesar 100,37 % ( Seratus koma tigapuluh tujuh persen). Adapun strategi yang dapat dilakukan agar dimasa mendatang perannya semakin meningkat diantaranya: Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) secara internal, Monitoring LKM Kota Malang, Tehnologi dalam pengelolaan, Intensitas komunikasi antara pengurus LKM di Kota Malang melalui wahana formal maupun informal sehingga terdapat sinergitas antara LKM Kota Malang sebagai mitra UMKM, sistem informasi debitur terintegrasi antar lembaga pembiayaan bank dan non bank untuk mencegah terjadinya pembiayaan berulang pada UMKM, model pembiayaan linkage dan channeling, Perlindungan terhadap hak dan kewajiban anggota LKM terhadap ketidak wajaran pengelolaan LKM yang merugikan anggota LKM.
Copyrights © 2019