Indonesia sebagai negara berkembang tidak luput dari masalah pengangguran dan kemiskinan, meningkatnya pengangguran dan kemiskinan dapat berefek besar dalam perkembangan ekonomi suatu Negara. Dibutuhkan solusi nyata yang lain untuk memaksimalkan penanggulangan pengangguran, yaitu dengan meningkatkan jumlah "entrepreneur" di Indonesia sehingga mampu membuka lapangan kerja baru untuk masyarakat kedepannya. Beberapa teori mengatakan tingkat kesadaran akan berwirausaha di kalangan masyarakat Indonesia masih terbilang rendah, minimnya pengetahuan masyarakat tentang entrepreneurship dapat disiasati dengan mengimplementasikan program sosialisasi dalam bentuk pengabdian masyarakat. SMK sebagai salah satu lembaga tingkat satuan pendidikan yang memiliki peran aktif menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dibidangnya dapat dijadikan sasaran utama untuk menanamkan dan memberikan pengetahuan tentang "entrepreneurship dan intrapreneurship" sejak dini, dengan ini siswa dapat menumbuhkan jiwa entrepreneur dan intrapreneurship mereka. Hasil dari program pengabdian kepada masyarakat ini merekomendasikan penerapan Entrepreneurship dan Intrapreneurship sebagai salah satu mata pelajaran yang perlu diajarkan di sekolah menengahatas atau kejuruan dalam upaya menumbuhkan jiwa kreatif, inovatif dan professional siswa serta upaya meminimalisir pengangguran. Kata kunci: Sosialisasi, Entrepreneurship, Intrapreneurship
Copyrights © 2024