Puskesmas Pembantu Ciberem merupakan salah satu fasilitas kesehatan yang diberikan oleh pemerintah untuk warga sekitar. Sebuah fasilitas kesehatan sangat membutuhkan pemisahan gudang limbah medis dan non medis demi terciptanya lingkungan yang sehat serta memudahkan pengelolaan limbah dengan baik dan setelah melakukan observasi di Puskesmas Pembantu Ciberem memerlukan tempat penyimpanan untuk limbah medis dan non medis. Akibat ada penambahan dalam fasilitas maka perlunya ruang dan penataan ulang untuk Puskesmas Pembantu Ciberem dengan tujuan untuk meningkatkan efektifitas pengangkutan limbah dan menekan Ongkos Material Handling. Adapun tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk menganalisis tata letak awal serta untuk memberikan saran penataan tata letak fasilitas baru yaitu Gudang Limbah Medis dan Non-Medis, Dalam penelitian ini metode yang digunakan adalah Activity Relationship Chart untuk mengetahui derajat hubungan kedeketan dari setiap fasilitas dengan gudang limbah Medis dan non-Medis agar terciptanya efisiensi waktu proses pengangkutan limbah. Hasil dari penelitian ini yaitu mengetahui bahwa Poli Kesehatan Ibu dan Anak penghasil limbah terbanyak, memberikan usulan rancangan Re-layout yang telah ditambahkan gudang penyimpanan limbah medis dan non-medis dengan harapan dapat lebih efektif ketika proses pengangkutan limbah, serta hasil perhitungan Ongkos Material Handling (OMH) yang lebih murah dengan harapan pihak puskesmas dapat meminimalisir pengeluaran yang diperlukan.
Copyrights © 2024