Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara self control dengan kecenderungan perilaku bullying siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif dan korelasional. Sampel ditentukan dengan teknik proportional random sampling dan didapatkan sebanyak 241 orang siswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan angket. Data diolah dengan menggunakan rumus product moment correlation dengan bantuan SPSS versi 22. Hasil Penelitian memperlihatkan (1) rata-rata skor capaian self control adalah 62,74 atau 73,81%. Mayoritas (37,3%) siswa memiliki tingkat self control pada kategori sedang; (2) rata-rata skor capaian kecenderungan perilaku bullying adalah 152,10 atau 70,75%. Mayoritas (61,0%) siswa memiliki kecenderungan melakukan perilaku bullying pada kategori tinggi; dan (3) terdapat hubungan negatif dan signifikan antara self control dengan kecenderungan perilaku bullying siswa dengan koefisien korelasi sebesar -0,405% dengan taraf signifikan 0,000. Berdasarkan pedoman interpretasi koefisien korelasi, dengan sebesar -0,405% memiliki tingkat hubungan sedang. Artinya semakin rendah self control maka semakin tinggi kecenderungan perilaku bullying dan sebaliknya semakin tinggi self control maka semakin rendah kecenderungan perilaku bullying siswa.
Copyrights © 2024