Penelitian yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana peningkatan hasil belajar padakonsep perbandingan pecahan dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif STAD. Penelitian inimenggunakan pengembangan metode PTK oleh Kemmis & Mc Taggart yang terdiri dari empat komponen,yaitu : perencanaan (planning), pelaksanaan (acting), observasi (observing), dan refleksi (reflection).Pelasanaan penelitian selama 2 siklus pembelajaran dengan subyek penelitian ialah kelas III B SDNWonokromoI/390 Surabaya. Data penelitian dikumpulkan melalui tes evaluasi yang diberikan pada akhirsetiap siklus. Penelitian ini dianalisis secara kuantitatif deskriptif yang memaparkan hasil belajar siswa.Hasil penelitian menggambarkan bahwa model pembelajaran kooperatif STAD membawa dampak positifpada peningkatan hasil belajar pada materi perbandingan pecahan. Kenaikan hasil belajar ditunjukkanmelalui jumlah siswa yang tuntas sebanyak 15 siswa pada siklus I atau sebesar 53,57 %, dan pada siklusII persentase ketuntasan belajarnya sebesar 85,71 % atau sejumlah 24 siswa yang tuntas. Dapatdisimpukan, terdapat kenaikan sejumlah sembilan siswa tuntas atau setara dengan 32,14 % ketuntasanbelajar kedua siklus. Nilai rata-rata pada siklus I ke siklus II mengalami peningkatan sebesar 11,39 yaitudari 73,21 menjadi 84,60.
Copyrights © 2023