Di era society 5.0 perkembangan teknologi yang sangat pesat dapat proses belajar anak. Beberapa memberikan dampak positif namun ada pula ada yang memberikan dampak negatif yang menjadi penghambat proses belajar anak belajar pada era society 5.0. Kemudahan mengakses teknologi membuat anak – anak semakin penasaran dengan dunianya sendiri , tanpa pengawasan dan bimbingan baik dari orang tua atau guru membuat anak menjadi malas untuk belajar, malas berdiskusi berkaitan dengan mata pelajaran, kurang termotivasi untuk belajar, kurang dapat berkomunikasi dan mengendalikan emosi dengan baik, serta kurang dapat berpikir kreatif, inovatif dan berintegritas. Di era society ini orang tua dan guru ikut serta menjadi pengawas keberhasilan anak dalam mendukung kegiatan pembelajaran yang modern. Terdapat beberapa cara untuk menerapkan pembelajaran digital, salah satunya melalui pembelajaran daring. Pada pembelajaran daring, anak perlu memiliki kemampuan untuk memperhatikan dengan seksama bagaimana tindakan seseorang mempengaruhi orang lain, meluangkan waktu untuk merenungkan sebuah konten sebelum mengirimnya, menganalisis cara merepresentasikan diri saat melalui media online dalam membangun dan memberikan jejak digital yang positif, serta tanggap dalam mengevaluasi sumber dengan strategi literasi digital termasuk memahami berbagai perspektif. Dengan menggunakan metode studi literatur penelitian ini menemukan beberapa faktor penghambat belajar anak sekolah dasar yang meliputi faktor kesehatan, psikologis, kejenuhan, intelektualitas, rendahnya minat dan motivasi belajar, sikap, perilaku, dan kesiapan belajar siswa, serta kendala teknis. Faktor-faktor penghambat tersebut perlu menjadi perhatian pendidik dan orang tua untuk mendukung anak belajar dalam konteks digital serta mengasah pola berpikir anak untuk memanfaatkan kemajuan teknologi yang ada.
Copyrights © 2023