ABSTRAKLatar Belakang: Kecemasan adalah perasaan tidak nyaman yang terjadi ketika seseorang merasa terancam baik secara fisik maupun psikis. Berdasarkan Riskesdas tahun 2018, penduduk Indonesia usia 15 tahun ke atas mengalami kecemasan sebanyak 19 juta orang. Salah satu penyebab kecemasan bagi mahasiswa adalah ujian. Paparan terhadap kecemasan akan menghasilkan respon tubuh termasuk perubahan suhu tubuh. Tujuan: Mengetahui adanya pengaruh kecemasan terhadap suhu tubuh sebelum dan setelah melaksanakan ujian pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) Jakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain penelitian sebelum dan setelah (pretest-posttest). Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin dengan jumlah 60 sampel dan teknik pengambilan sampel menggunakan teknik Purposive Sampling. Pengambilan data diambil sebelum dan setelah melakukan ujian dengan pengukuran suhu tubuh dan pengisian kuesioner. Hasil: Hasil dari 60 sampel (p=0,1) didapatkan 91,7% subjek mengalami kecemasan ringan sebelum melaksanakan ujian dan 98,3% subjek mengalami kecemasan ringan setelah melaksanakan ujian. Terjadi perubahan nilai kecemasan pada mahasiswa sebelum dan setelah melaksanakan ujian. Kesimpulan: Terdapat pengaruh kecemasan terhadap suhu tubuh sebelum dan setelah melaksanakan ujian pada mahasiswa FKG UPDM(B) Jakarta.
Copyrights © 2023