Pendidikan formal dari Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan berlangsung menurut jadwal yang telah ditentukan dimana awal dan akhir setiap pelajaran ditandai dengan bunyi bel sekolah. Di SMK Bina Mandiri pengoperasian bel sekolah dilakukan manual oleh guru piket sesuai jadwal yang ditentukan dengan cara melihat jam dinding dan menekan tombol bel. Namun terkadang mereka lupa atau terlambat membunyikan bel sekolah karena ada tugas lain yang di lakukan oleh guru piket sehingga terjadi ketidak efisienan waktu dan tenaga dalam proses belajar mengajar. Siswa juga kurang paham dalam mengartikan maksud bunyi bel yang di tekan dan tidak ada bedanya bunyi bel dalam satu yayasan. Dalam penelitian ini menggunakan dua mode yaitu yang pertama untuk membuat bel otomatis dengan jadwal yang telah di buat wakil kurikulum dengan output berupa suara dengan format .mp3 dan sistem informasi berupa running text. Penelitian ini untuk mengembangkan sistem bel sebelumnya dan menerapkan kembali pengaturan bel dan pesan informasi supaya bisa di lakukan oleh smartphone dimana saja karena dengan teknologi internet of things.
Copyrights © 2024