Perkembangan motorik kasar anak usia dini menjadi faktor penentu dalam perkembangan anak dimasa yang akan datang secara keselurahan, kegagalan perkembangan pada usia itu akan berdampak pada masa usia selanjutnya. Menyiasati hal itu, maka perlu adanya suatu latihan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak. Kegiatan melalui pelatihan permainan tradisional engklek dirasakan akan mampu menstimulus dan mengembangkan kemampuan motorik kasar anak. Kegiatan pengabdian yang dilakukan memiliki tujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik kasar anak pada RA Siti Khadijah. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dengan metodenya studi kasus. Teknik pengumpulan datanya meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil studi ini menyimpulkan bahwa pelatihan permainan tradisional engklek mampu meningkatkan keterampilan motorik kasar anak.
Copyrights © 2024