PT LN, Tbk adalah salah satu produsen tinplate di Indonesia yang saat ini telah menerapkan Supply Chain Management (SCM) karena sangat penting dalam operasional Perusahaan terutama untuk meningkatkan efisiensi logistiknya. Namun, dalam rantai pasok tersebut masih ditemukan risiko seperti ketidaksesuaian jadwal produksi, fluktuasi harga bahan baku, keterbatasan supplier dalam negeri, peremajaan mesin, penurunan performa mesin, human error, keterlambatan pengiriman produk kepada konsumen, dan pengiriman produk reject. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi risk event dan risk agent, dan melakukan prioritas aksi mitigasi risiko rantai pasok Tinplate PT LN, Tbk. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur dan wawancara. PT LN, Tbk memiliki sistem rantai pasok yang melibatkan procurement, manufacturing, warehousing, dan transportation. Metode yang digunakan House of Risk (HOR) dan menggunakan pendekatan SCOR sebagai model pengukuran kinerja rantai pasok. Proses manajemen risiko meliputi identifikasi, analisis, evaluasi, dan mitigasi risiko. Hasil penelitian ini terdapat 8 risk event dan 8 risk agent, dan prioritas aksi mitigasi yang dilakukan yaitu segera mengirim produk jadi ke konsumen (PA1), mencari informasi lebih terkait suplier yang menyediakan bahan baku di dalam negeri (PA3) dan mencari informasi lebih terkait supplier yang menyediakan bahan baku dari dalam negeri (PA4), dan melakukan koordinasi dengan pihak delivery (PA7).
Copyrights © 2024