Inspeksi keselamatan dan kesehatan kerja merupakan cara untuk mendeteksi dan mengoreksi potensi bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan di tempat kerja sedini mungkin. Inspeksi dilakukan untuk mengetahui apa yang terjadi dan bagaimana kondisi serta tindakan tidak aman di lapangan dapat diperbaiki untuk mencegah dan meminimalkan jumlah kecelakaan yang terjadi di tempat kerja. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dalam mengidentifikasi potensi bahaya yang ada di area Gudang Divisi X. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode Hazard Identification, Risk Assessment, and Determining Control (HIRADC) untuk mengetahui apa saja potensi bahaya yang ada, nilai risiko bahaya dan upaya pengendalian untuk mengurangi tingkat risiko bahaya yang mungkin terjadi. Berdasarkan analisis risiko yang telah dilakukan terhadap 10 jenis bahaya didapatkan nilai risiko potensi bahaya dengan tingkat high risk sebanyak satu jenis bahaya (10%), medium risk sebanyak 6 jenis bahaya (60%), dan low risk sebanyak 3 jenis bahaya (30%). Upaya pengendalian yang dilakukan pada penelitian ini yaitu dengan melakukan pengendalian secara eliminasi dan engineering controls. Dalam menciptakan zero accident, dinas Health Safety and Environment (HSE) harus melakukan pengawasan keselamatan kerja secara tegas dan disiplin untuk mencegah kecelakaan kerja. Untuk membuat karyawan bekerja dengan aman dan selamat sesuai prosedur dengan keselamatan kerja yang ada, diperlukan pelatihan dan penyuluhan tentang pentingnya menerapkan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) saat bekerja.
Copyrights © 2024