Penelitian ini mengevaluasi kebijakan sosialisasi pendidikan pemilih dan partisipasi masyarakat dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah 2020 di Kabupaten Parigi Moutong. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari lima informan yang dipilih secara purposif. Evaluasi berdasarkan enam kriteria dari teori William N. Dunn: efektivitas, efisiensi, kecukupan, pemerataan, responsivitas, dan ketepatan. Hasilnya menunjukkan efektivitas kebijakan belum optimal karena kebijakan dan lingkungannya belum sepenuhnya diterima masyarakat. Responsivitas rendah karena persyaratan sulit dipenuhi masyarakat. Ketepatan kebijakan terhambat oleh kultur dan stigma tradisional yang menyebabkan kebijakan belum diterima sepenuhnya. Namun, efisiensi dianggap optimal karena usaha sosialisasi KPU sudah sesuai pedoman. Indikator kecukupan dan pemerataan juga optimal berkat sosialisasi daring, luring, dan media sosial oleh KPU Kabupaten.
Copyrights © 2024