Kesejahteraan psikologis karyawan telah diakui secara luas sebagai kunci dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif dan etis. Karyawan diketahui merupakan bagian penting dari keberhasilan suatu perusahaan. Untuk meningkatkan produktivitas kerja, karyawan perlu untuk memiliki kesejahteraan psikologis yang baik agar dapat menjalankan pekerjaan dengan bahagia dan kesehatan mental tetap terjaga. Oleh karena itu, diadakan psikoedukasi pada karyawan SIT Darul Fikri Makassar tentang well being pada karyawan di tempat kerja untuk meningkatkan pemahaman karyawan terkait pentingnya Well-Being dan bagaimana cara untuk meningkatkannya. Adapun partisipan dalam kegiatan ini adalah 55 orang karyawan SIT Darul Fikri Makassar. Metode pelaksanaan kegiatan psikoedukasi ini dilakukan secara offline melalui pemberian materi dan tanya-jawab. Kegiatan ini dievaluasi melalui model pengukuran pre-test dan post-test. Berdasarkan hasil analisis data menggunakan nilai mean dan hasil uji wilcoxon. hasil uji wilcoxon menunjukkan bahwa terdapat perbedaan nilai skor pretest dan posttest dengan nilai Asymp.Sig 0.000 < 0.05 yang artinya terdapat perbedaan. Lebih lanjut, Nilai Mean menunjukkan bahwa pretest < posttest atau 1.654 < 8.963. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat peningkatan nilai skor karyawan pada pretest dan posttest. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kegiatan psikoedukasi ini telah berhasil meningkatkan pemahaman karyawan terkait Well-Being untuk membangun kebahagiaan dan Kesehatan Mental di tempat kerja.
Copyrights © 2024