Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi nilai pendidikan dalam tradisi Among-among di wilayah Banyumas. Penelitian ini diperoleh dari sumber data yang informannya mengetahui dan mengalami secara langsung dalam tradisi Among-among. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu; 1) observasi; 2) wawancara; dan 3) survei. Teknik analisis menggunakan pendekatan semiotik dan hermeneutik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam tradisi Among-among masih dianggap penting bagi masyarakat Jawa khususnya di wilayah Banyumas. Tradisi Among-among mengandung nilai-nilai pengajaran yang luhur dan tinggi yang masih tetap dilestarikan , baik berupa pengajaran bagi anak maupun bagi orang dewasa meliputi: 1) unsur pengenalan Tuhan melalui asal usul; 2) unsur doa dan syukur; 3) unsur berbagi dan beramal 4) unsur sosial dalam menjalin kerukunan; 5) keadilan; dan 6) pelestarian budaya. Pesan-pesan tersebut dapat menjadi pengajaran bagi anak untuk bersosialisasi sejak dini, serta memberikan pengenalan awal tentang ajaran agama dari orang tuanya. Bagi orang dewasa tradisi Among-among memberikan pengajaran tentang kehidupan dalam masyarakat yang juga di ajakan dalam ajaran agama.
Copyrights © 2024