Kabupaten Nunukan sebagai Kabupaten dengan penduduk terbanyak di Kalimantan Utara memiliki potensi besar dalam pertanian dan peternakan, namun minim pengetahuan tentang manfaat dan cara pengelolaan limbah organik. Hal ini memunculkan urgensi pentingnya pengelolaan limbah organik, seperti kotoran kambing yang dapat menjadi sumber pencemaran lingkungan jika tidak ditangani dengan baik. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini berfokus pada upaya peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan limbah kotoran kambing sebagai pupuk kompos alternatif melalui sosialisasi. Metode yang digunakan meliputi kegiatan sosialisasi dan diskusi kepada masyarakat dalam mengelola limbah kotoran kambing menjadi pupuk kompos. Kegiatan dievaluasi melalui hasil preferensi mitra yang dicatat melalui penggunaan kuesioner dan dianalisis secara deskriptif. Hasil dari program pengabdian ini menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan mitra terkait pengelolaan limbah kotoran kambing menjadi pupuk organik. Pengetahuan mitra meningkat 90% setelah pelaksanaan kegiatan, sedangkan keterampilan meningkat 85%. Program pengabdian masyarakat ini berdampak positif dalam membangun kesadaran mitra tentang kelestarian lingkungan.
Copyrights © 2024