Pengabdiam ini di latarbelakangi oleh rendahnya minat warga untuk berproses dan berekspresi dalam kegiatan peringatan HUT RI ke-79, rendahnya minat warga ini dipicu oleh ketersediaan sarana, prasarana, ruang proses kreatif, dan ruang bereskpresi. Sehingga rasa percaya diri tidak muncul dan terpendam. Oleh karena itu saya sebagai penulis serta bagian dari warga tergerak dengan membantu warga di desa Tanggul RT 09 untuk memberikan motivai, stimulus, serta ruang dalam berproses dan bereskpresi seni (musik) bersama. Tujuannya adalah untuk menunjang dan menumbuhkan rasa nasionalis serta meningkatkan minat warga dalam berproses dan berskpresi seni (musik). Metode yang digunakan pada pengabdian ini adalah metode ensamble negotiation, ada empat tahapan, yakni ; complete negotiation, incomplete negotiation, personal negotiation, dan expert negotiation. pengabdian warga RT 09 desa Tanggul. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik obeservasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil yang diperoleh adalah penampilan kolaboratif dari warga di malam peringatan HUT RI pada tanggal 16 Agustus. Berdasarkan hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dilakukan di Desa Tanggul RT 09, menunjukkan bahwa kegiatan kolaboratif musik dalam meningkatkan minat warga untuk berproses dan berekspresi dalam malam peringatan hari ulang tahun Republik Indonesia yang ke-79, dan membangun dan memotivasi warga dalam menumbuhkan minat sebagai pengisi acara.
Copyrights © 2024