Perkembangan pada Anak berkebutuhan khusus (ABK) mengalami masalah dari aspek perkembangan motorik halusnya. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh meronce dalam meningkatkan motorik halus anak berkebutuhan khusus di SDLB Negeri 4 Bengkulu. Desain penelitian yang digunakan quasi experiment dengan responden 15 anak dengan cara purposive sampling sesuai kriteria inklusi. Hasil penelitian didapatkan pada kelompok intervensi meronce didapatkan nilai p 0,000 artinya da pengaruh meronce dalam meningkatkan motorik halus anak berkebutuhan khusus. Disarankan pihak SDLB Negeri 4 Bengkulu dapat lebih inisiatif dalam penggunaan metode pembelajaran yang bervariasi.
Copyrights © 2024