Peserta didik sering mengalami kesulitan menghubungkan materi pelajaran dengan aplikasinya dalam kehidupan nyata. Hal ini disebabkan oleh metode pembelajaran yang kurang efektif dalam membantu siswa mengolah informasi dan memotivasi diri. Pendekatan kontekstual (Contextual Teaching and Learning/CTL) muncul sebagai solusi potensial untuk masalah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hakikat metode pembelajaran kontekstual dan implementasinya dalam pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian kepustakaan (library research). Data dikumpulkan dari sumber-sumber literatur relevan dan dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menghasilkan pemahaman komprehensif tentang pembelajaran kontekstual, meliputi definisi, filosofi, dan karakteristiknya. Ditemukan bahwa pembelajaran kontekstual didasarkan pada filosofi konstruktivisme, pragmatisme, dan progresivisme. Karakteristik utamanya mencakup pembelajaran berpusat pada siswa, pengembangan multiple intelligences, penilaian autentik, penggunaan masalah dunia nyata, dan pengembangan tanggung jawab sosial. Implementasi dalam PAI melibatkan strategi seperti pembelajaran berbasis masalah, proyek sosial, simulasi, kunjungan lapangan, dan integrasi teknologi. Studi ini menyimpulkan bahwa metode kontekstual dapat meningkatkan relevansi dan efektivitas pembelajaran PAI, namun memerlukan perencanaan yang matang dan evaluasi berkala.
Copyrights © 2024