Fiqh Mawaris merupakan salah satu tema yang terlihat sangat abstrak. Pembelajaran Fiqh Mawaris membutuhkan objek dan penjelasan khusus dari guru. Adanya wabah virus corona ini memungkinkan seluruh pembelajaran dilakukan secara online termasuk Fiqh Mawaris agar dapat terlaksana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses pembelajaran Fiqih Mawaris pada saat pandemi virus corona dan mendeskripsikan dampak pembelajaran online pada saat pandemi virus corona. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif dengan menggunakan wawancara dan penelitian kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa proses pembelajaran Fiqih Mawaris dilakukan secara online di sekolah, dan sebagian masih mewajibkan orang tua untuk membawa PR anaknya ke sekolah. Dalam pandemi ini, guru, siswa, dan orang tua merasakan berbagai pengaruh selama pembelajaran online, beberapa di antaranya positif atau negatif.
Copyrights © 2023