ABSTRACT Interdialytic Weight Gain (IDWG) merupakan penambahan berat badan selama periode interdialisis yang di hitung dari selisih berat badan sebelum dialisis dengan berat badan setelah dialisis sesi sebelumnya. IDWG merupakan indikator penting keberhasilan pasien hemodialisa dalam beradaptasi dengan penyakitnya. Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa lama menjalani hemodialisa berkaitan erat dengan kemampuan pasien mempertahankan nilai IDWG. Namun, hal tersebut bukan generalisasi karena ada beberapa penelitian yang mengatakan tidak ada hubungannya. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan lama menjalani hemodialisa dengan nilai IDWG pasien hemodialisa rutin di Rumah Sakit Tipe B Yogyakarta. Desain penelitian adalah deskriptif kuantitatif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 150 responden yang diambil dengan consecutive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukan -sebanyak 45.3% responden berusia >60 tahun, 54.7% berjenis kelamin laki-laki, 49.3% berpendidikan menengah keatas dan 27.3% bekerja di bidang swasta. Sebanyak 47,3% pasien menjalani HD > 3 tahun, 42,7 % dalam rentang 1-3 tahun dan hanya 10% yang menjalani hemodialisa < 1 tahun. Pasien yang memiliki nilai IDWG ringan (75,3%), IDWG sedang 23,3% dan IDWG berat hanya 1,3%. Hasil uji spearman menunjukan nilai P value 0,536 > dari α 0,05. Tidak ada hubungan yang signifikan antara lama HD dengan Nilai IDWG. Mengingat IDWG merupakan indikator penting keberhasilan hemodialisia maka bagi pasien disarankan untuk konseling diet agar dapat mengontrol asupan sehingga nilai IDWG stabil, lalu perlu juga diteliti lebih lanjut mengenai faktor faktor yang berhubungan dengan nilai IDWG pasien yang menjalani hemodialisa rutin.
Copyrights © 2024