Salah satu pilar paradigma ekonomi konvensional adalah "rational economic man". Pilar ini dibangun dari filosofi yang berbeda dengan filosofi ekonomi Islam. Perbedaan filosofi ini membuat perilaku ekonomi manusia yang rasional dalam ekonomi Islam berbeda dengan perilaku ekonomi rasional dalam ekonomi konvensional. Dalam ekonomi Islam, membawa manusia bersama-sama saling menyayangi, bekerjasama, persaudaraan, dan altruisme (berjuang untuk orang lain yang kadangkala merugikan diri sendiri) adalah menjadi bagian dari perilaku ekonomi muslim yang dipandang rasional. Bukanlah perilaku bagaimana memenuhi kepentingan diri sendiri dengan cara memaksimalkan kekayan dan konsumsi lewat cara apapun, seperti ekonomi konvensional, yang dipandang manusia rasional. Rasionalitas dalam ekonomi Islam tersebut berkembang terus dan berangkat dari dasar utama agama ma itu sendiri yaitu "tauhid".
Copyrights © 2012