Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji lanit pembinaan kemandirian pada anak yatim usia menengah atas di Pondok Yatim Darus Syafa’at Kota Cilegon. Menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis dan studi kasus, penelitian ini berfokus pada pelaksanaan pembinaan kemandirian, kendala yang dihadapi, dan anit mengatasi kendala tersebut. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian di Pondok Yatim Darus Syafa’at mencakup empat aspek utama: (1) pemberian tempat tinggal yang layak, (2) pengelolaan harta anak yatim, (3) pembinaan keilmuan meliputi keagamaan, jasmaniah, intelektual, dan sosial, serta (4) persiapan untuk membangun keluarga mandiri. Kendala yang dihadapi meliputi adaptasi santri baru dan keterbatasan sumber daya. Upaya mengatasi kendala dilakukan melalui penerapan pola asuh yang disiplin, pengelolaan keuangan yang transparan, dan pembinaan yang komprehensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Pondok Yatim Darus Syafa’at telah menerapkan strategi pembinaan kemandirian yang sesuai dengan ajaran Islam dan kebutuhan anak yatim, meskipun masih menghadapi beberapa tantangan dalam pelaksanaannya.
Copyrights © 2024