Kelurahan Krendang memiliki permasalahan mendasar sebagai salah satu kawasan terpadat di DKI Jakarta, bahkan Asia Tenggara. Dengan luas ruang terbuka hijau +2,86% dari total luas Kelurahan Krendang, dan kepadatan penduduk +78.000 penduduk/km2 semakin menambah permasalahan turunan berikutnya dimana ruang terbuka publik yang ada tidak dapat mengakomodir kebutuhan warga untuk berinterasksi, bersosialisasi, dan berkomunal. Penyediaan sarana dan prasarana lingkungan di kawasan ini dapat dikatakan belum memenuhi persyaratan minimal pelayanan lingkungan, khususnya ruang publik atau ruang komunal. Berdasarkan data eksisting melalui JakartaSatu, luas ruang terbuka hijau di Kelurahan Krendang hanya +2,86% dari total luas Kelurahan Krendang, sangat jauh dari standar minimal ruang terbuka hijau publik yaitu 20% dari luas kawasan terkait. PkM ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan teknis kepada warga untuk mengoptimalkan ruang sosial-komunal yang ada, melalui percontohan rancangan Green Co-Space. Metode yang digunakan adalah dengan pendekatan participatori Masyarakat dalam menentukan potensi dan masalah, hingga ditetapkan fasilitas sosial-komunal sekolah Nurul Wihdah sebagai objek percontohan. Hasil kegiatan PkM ini berupa gambaran rancangan Green Co-Space sekolah Nurul Wihdah, yang kemudian dipaparkan dan didiskusikan bersama warga. Implikasi dari PkM ini memperlihatkan pemahaman masyarakat meningkat 18-27% dibandingkan sebelum dilaksanakannya PkM, tentang pentingnya ruang komunal yang green, yang mengintegrasikan ruang dalam dan ruang luar.
Copyrights © 2024