Jurnal Peternakan Lahan Kering
Vol. 6 No. 2 (2024): Juni

Pengaruh Penggunaan Tepung Limbah Rumput Laut Merah (Eucheuma cottonii) Terfermentasi dalamRansum terhadap Kecernaan Protein dan Energi Ternak Babi Peranakan Landrace Fase Grower: Jurnal Peternakan Lahan Kering Volume 6 No.2 (Juni, 2024), 254 – 262 ISSN :2714-7878 254 Pengaruh Penggunaan Tepung Limbah Rumput Laut Merah (Eucheuma cottonii) Terfermentasi dalamRansum terhadap Kecernaan Protein dan Energi Ternak Babi Peranakan Landrace Fase Grower Effect of Including Fermented Red Seaweed Waste Meal

Sinlaeloe, Januareza Wasty (Unknown)
Dodu, Tagu (Unknown)
Suryani, Ni Nengah (Unknown)



Article Info

Publish Date
20 Jun 2024

Abstract

This study aimed to determine the effect of the use of fermented red seaweed(Eucheuma cottonii) waste mealin the basal diet on the consumption and digestibility of protein and energy of landrace crossbed pigs in thegrower phase. The livestockusedwere 12 landrace crossbed pigs (weight32-73kg, average 49,98kg,coefficientof variance 25,25%). The experimental design used was arandomized block design with 4 treatments and 3replications. The treatment diets offered were R0 = basal diet without fermented red seaweed waste meal(control); R1:basal diet + 5% fermented red seaweed waste meal; R2: basal diet + 10% fermented redseaweed waste meal; and R3: basal diet + 15% fermented red seaweed waste meal. Variables evaluated wereintake and digestability of protein and energy. Statistical analysis found that including fermented red seaweedwaste meal in basal diet is not significant (P>0.05) on intake and digestibility protein and energy. Theconclusion ofthis study is that the use of fermented red seaweed waste mealup to 15% in the basal dietresulted in the same consumptionand digestibility as the control diet. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan tepung limbah rumput laut merah(Eucheuma cottonii) terfermentasi dalam ransum basal terhadap konsumsi dankecernaan protein dan energiternak babi peranakan landrace fase grower. Ternak yang digunakan adalah 12 ekor babi Peranakan Landrace(berat badan 32-73kg, rata-rata 49,98kg, koefisien varians 25,25%). Rancangan percobaan yang digunakanadalah Rancangan Acak Kelompok dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan. Perlakuan yang di uji coba yaitu R0:ransum basal 100% tanpa tepung limbah rumput laut merah terfermentasi (Kontrol); R1: ransum basal + 5%tepung limbah rumput laut merah terfermentasi; R2: ransum basal + 10% tepung limbah rumput laut merahterfermentasi; dan R3: ransum basal + 15% tepung limbah rumput laut merah terfermentasi. Variabel yangdiukur yaitu konsumsi dan kecernaan protein dan energi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaantepung limbah rumput laut merah (Euchema cottonii) terfermentasi dalam ransum basal berpengaruh tidaknyata (P>0,05) terhadap konsumsi protein, kecernaan protein, konsumsi energi dan kecernaan energi.Kesimpulan dari penelitian ini yaitu penggunaan tepung limbah rumput laut merah terfermentasi sampai 15%dalam ransum basal menghasilkan konsumsi dan kecernaan yang sama dengan ransum kontrol.  

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

JPLK

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Social Sciences Veterinary

Description

Jurnal Peternakan Lahan Kering (JPLK) menerbitkan artikel hasil penelitian yang meliputi Produksi ternak, Pakan dan nutrisi ternak, Reproduksi dan pemuliaan ternak, Teknologi hasil ternak, Sosial ekonomi peternakan, dan Kesehatan ...