Lebih dari dua ratus negara di dunia telah mengonfirmasi adanya wabah COVID-19, salah satunya Indonesia. Kondisi ini berimplikasi pada beberapa sektor, salah satunya sektor pendidikan. Kebijakan pemerintah mengharuskan terlaksananya pembelajaran secara daring untuk menghindari kerumunan massa yang dapat memperpanjang rantai penularan COVID-19. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan problematika yang dihadapi oleh guru, murid, dan orang tua murid dalam melaksanakan pembelajaran secara daring mata pelajaran Sains (IPA) di MI Ma’arif Mayak. Dipilih mata pelajaran Sains (IPA) karena pelajaran ini merupakan salah satu pelajaran yang memerlukan penjelasan secara tatap muka serta praktik untuk menyampaikan langkah-langkah penyelesaian masalah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik analisis data deskriptif. Jenis penelitian ini adalah studi kasus, yakni mengamati objek tertentu. Data diperoleh dari hasil wawancara terhadap guru Sains (IPA), murid, dan orang tua murid. Problematika yang dihadapi guru Sains (IPA), murid, dan orang tua murid secara umum adalah faktor kesiapan dari ketiga pihak tersebut. Kesiapan tersebut meliputi kesiapan ketersediaan akses internet sebagai pendukung proses pembelajaran, aplikasi pembelajaran yang digunakan, Sains (IPA) memerlukan penjelasan dengan interaksi dua arah, jadwal yang tidak teratur, pemanfaatan waktu yang tidak efektif, peran ganda orang tua, dan kontrol yang kurang terhadap anak
Copyrights © 2021